Senin, 15 Juni 2015

LUPA

--- LUPA ---

Aku lupa rasanya
Aku pernah rasanya punya rumah

Aku pun lupa rasanya
Bagaimana nikmatnya punya rumah

Aku rasanya pernah mendapatkan kasih sayang
Tapi dari siapa???
Aku pun sudah lupa

Aku rasanya pernah hidup dalam satu keluarga
Tapi aku lupa dimana mereka kini

Aku pernah mendapat belaian kasih sayang
Tapi aku lupa kapan itu pernah terjadi

Aku ingat rasanya
Aku pernah dibelai oleh orang tuaku
Tapi aku lupa kapan aku dibelainya

Aku ingat rasanya
Aku pernah punya orang tua
Tapi aku lupa dimana dia sekarang berada

Aku ingin rasanya kehidupan yang lalu bisa terjalin kembali



Masyaa Allah
Masih enggan bersyukurkah kita dengan apa yang kita miliki? Masihkah kita menyianyiakan setiap apa yang ada dihadapan kita? Masihkah kita mengeluh dengan keadaan? Masih tegakah kita membantah dan melawan orang tua kita? Masih kita menyakiti kedua orang tua kita?
Seberapa sering kita menghabiskan waktu dengan mereka, kedua orang tua kita? Dan berapa banyak waktu yang kita habiskan untuk hal percuma dan parahnya hanya akan membawa kita pada kesia-siaan???
Sementara mereka yang ada disini? Mereka begitu ingin kehidupan seperti kita. Berkumpul bersama keluarga. Menghabiskan waktu bersama. Dan kita??? Mari kitya tanyakan pada diri kita masing-masing.
Tapi apakah mereka pernah mengeluh? Tentu. Karena mereka juga manusia biasa seperti kita.
Apakah dengan mengeluh bisa menyelesaikan masalah? TIDAK!!!
Yaa mengeluh tidak akan menyelesaikan masalah. Mereka mempunyai mimpi. Dan mereka kini sedang berjuang meraih mimpinya. Mungkin tidak seperti kita yang difasilitasi dengan berbagai macam sarana pendukung. Tapi apakah mereka tidak lebih hebat dari kita???

Sampai kapan kita hidup dalam belantara? Tidak berkacakah kita???
Kita yang masih mempunyai kedua orang tua... Sampai kapan kita menyakiti mereka??? Kapan kita bisa membahagiakan mereka??? 
Renungkanlah :')

Semoga bermanfaat :) 

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda